Pameran

Mahasiswa DKV ISI Surakarta Kembali Ukir Prestasi: Dua Karya Tembus Pameran Poster Internasional di Irak

5 Mei

Mahasiswa DKV ISI Surakarta Kembali Ukir Prestasi: Dua Karya Tembus Pameran Poster Internasional di Irak

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta. Dua mahasiswa berprestasi dari angkatan 2024, Gladys Fourentika dan Muhammad Bagus Kafabik, berhasil lolos kurasi dan memamerkan karya mereka di ajang bergengsi International Poster Exhibition: Fabric of Family – Stories of Disconnection & Connection. Pameran ini diselenggarakan di Iraqi Artists Association Gallery, Al Diwaniyah, Irak.

Pameran internasional yang dibuka pada 18 April 2025 ini menarik partisipasi dari 225 seniman dan desainer yang berasal dari 35 negara di seluruh dunia, termasuk nama-nama besar seperti Taiwan, Turki, Spanyol, Mesir, Polandia, hingga Indonesia.

Gladys Fourentika, yang akrab disapa Imey, menampilkan karya berjudul “Golden Hour”. Poster ini digarap dengan teknik digital painting menggunakan Adobe Photoshop. “Golden Hour” mengangkat tema kerinduan dan nilai kebersamaan dalam keluarga, serta refleksi tentang waktu sebagai sesuatu yang sangat berharga.

“Saya sangat senang sekaligus bangga karena karya saya bisa dikenal banyak orang. Ini memotivasi saya untuk terus berkarya dan menyebarkan inspirasi ke seluruh dunia,” ujar Imey dengan antusias.

Sementara itu, Muhammad Bagus Kafabik, mahasiswa asal Kudus, memamerkan karyanya yang berjudul “Through the Eyes of Suffering”. Desain ini dibuat menggunakan Clip Studio Paint. Bagus berharap karyanya mampu menyentuh hati penonton dan membuka dialog yang lebih luas mengenai makna hubungan dan perpisahan dalam keluarga.

“Kesempatan ini memberikan platform untuk berbagi perspektif secara global. Terima kasih atas semua dukungan yang saya terima,” ucap Bagus.
Kedua mahasiswa berbakat ini dibimbing oleh Basnendar Herry Prilosadoso, seorang dosen DKV ISI Surakarta yang juga dikenal dengan prestasinya di kancah internasional. Menurut Basnendar, keikutsertaan mahasiswa dalam ajang internasional semacam ini adalah bukti nyata bahwa kreativitas mahasiswa Indonesia mampu bersaing di panggung dunia.

Senada dengan itu, Ketua Program Studi DKV FSRD ISI Surakarta, Rendya Adi Kurniawan, juga menyampaikan rasa bangganya atas capaian luar biasa ini. Ia berharap prestasi yang diraih oleh Gladys dan Bagus dapat menjadi “virus positif” bagi mahasiswa DKV lainnya agar termotivasi untuk aktif berpartisipasi dalam pameran, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini menjadi motivasi bersama bahwa karya kita bisa bersuara hingga mancanegara,” tandas Rendya.

Pencapaian ini tidak hanya menegaskan bakat dan kerja keras mahasiswa Desain Komunikasi Visual ISI Surakarta yang layak mendapat apresiasi di kancah seni global, tetapi juga membuka peluang lebih luas untuk membangun jejaring kreatif internasional.