Penelitian

MOTIF BATIK SEBAGAI MODEL PENCIPTAAN HURUF DEKORATIF UNTUK MENUNJANG CITRA DESAIN UNDANGAN PERKAWINAN
Handriyotopo, S.Sn., M.Sn
NIP. 197112282001121001

RINGKASAN
Huruf sebagai unsur komunikasi periklanan cetak memiliki peranan yang cukup penting untuk menyampaikan pesan. Penggunaan aplikasi huruf dalam typografi banyak jenisnya. Salah satu jenis huruf adalah jenis dekoratif. Keberadaan huruf dekoratif pada masa Hindia Belanda banyak digunakan dalam istilah silografi di surat kabar. Saat ini penggunaaan huruf dekoratif kurang produktif, karena hanya digunakan sebagai pelengkap dan sebagai unsur estetis. Penciptaan karya huruf dekoratif akan menambah referensi huruf digital dalam mengadopsi unsur budaya lokal pada motif batik. Dipilihnya motif batik untuk sumber penciptaan huruf dekoratif seperti motif kawung dari batik gaya Surakarta dan Yogyakarta yang memiliki kesamaan sejarah. Aplikasi jenis font dekoratif baru ini sebagai penunjang estetis visual dalam perancangan undangan perkawinan, khususnya yang bertemakan batik atau perkawinan Jawa. Adapun metode penciptaan melalui tahapan observasi dan eksplorasi, eksperimetasi, penciptaan dan aplikasi pada desain kartu undangan perkawinan.
Keyword: Huruf Dekoratif, Motif Batik, Undangan Perkawinan
download: PENCIPTAAN

Interpretasi Simbol Iklan Televisi, Serial Animasi, dan Program Acara Televisi
(Analisis Semiotika C.S.Peirce pada Iklan Televisi, Animasi Shaun The Sheep, dan Program Jagongan Sargede TATV)
Handriyotopo, S.Sn., M.Sn
NIP. 197112282001121001

RINGKASAN
Penelitian ilmiah adalah kegiatan melekat bagi dosen dalam mengembangkan keilmuannya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan penelitian atau research itu bagian yang penting untuk meningkatkan kompetensi bidang ilmu yang dimiliki oleh dosen. Melalui kegiatan penelitian ini harapanya adalah dapat memberikan masukan yang berarti bagi wacana dan aplikasi bidang keilmuan seni. Kajian dalam penelitian ini adalah melakukan aplikasi research untuk menganalisis sebuah teks iklan televisi, film animasi, dan program acara televisi. Kegiatan penelitian ini melibatkan atau memayungi mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir. Sehingga mahasiwa Program studi Televisi dan Film, Jurusan Seni Media Rekam dapat menyelesaikan studinya tepat waktu, dengan output proposal penelitian tugas akhir. Bidang ilmu yang akan menjadikan landasan teoritiknya adalah pembacaan teks audiovisial atas interpretasi simbol iklan televisi, film animasi dan progam acara televisi dengan pendekatan Semiotika CS Peirce. Dimana simbol dalam ikon visual teks verbal dan non verbal dapat diinterpretasikan maknanya dengan baik melalui sebuah proses semiosis triadic antara objek, interpretan dan representamen.
download: Interpretasi Simbol Iklan Televisi, Serial Animasi,

KARYA SENI RUPA WAYANG BEBER DARI
KERTAS KORAN SEBAGAI PENGEMBANGAN PRODUK KERAJINAN SOUVENIR BERBAHAN KERTAS KORAN
DI SURAKARTA
Muchammad Sofwan Zarkasi, S.Sn., M.Sn. (ketua)
Asmoro Nurhadi Panindias, M.Sn (anggota)

RINGKASAN
Penelitian Hibah Bersaing yang mengambil judul Karya Seni Rupa Wayang Beber dari Kertas Koran Sebagai Pengembangan Produk Kerajinan Souvenir Berbahan Kertas Koran di Surakarta, tahun ke 2 (dua) ini bertujuan membuat beberapa variasi prototype karya seni rupa wayang beber kertas koran selain tema cerita Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji, dan pembuatan modul/tutorial/buku ajar proses penciptaan karya seni rupa wayang beber dari bahan koran bekas pada kanvas sebagai proses pengembangan produk kerajinan seni unggulan berbahan kertas koran yang difungsikan sebagai souvenir khas kota Surakarta.
Ide dasar dari penelitian tahun ke 2 (dua) ini adalah kelanjutan dari proses penelitian tahun pertama yang telah menghasilkan prototype karya seni rupa/souvenir wayang beber kertas koran pada kanvas yang mengambil tema cerita Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji. Berdasar proses penciptaan prototype karya seni rupa/souvenir wayang beber kertas koran yang sudah dibuat, maka pada penelitian tahun ke 2 (dua) ini akan dibuat beberapa variasi prototype karya seni rupa/souvenir wayang beber kertas koran yang menampilkan cerita selain cerita Panji, selain itu juga dibuat buku ajar cara pembuatan souvenir karya seni rupa wayang beber kertas koran yang nantinya diharapkan dapat dipresentasikan dan dipelajari masyarakat pengrajin berbahan kertas koran bekas di Surakarta. Selain itu hasil karya yang sudah jadi pada tahun pertama didaftarkan ke HKI.
Kata kunci: vareasi prototype, buku ajar
download: LAPORAN AKHIR WB II C

PERANCANGAN IDENTITAS MEREK DENGANTIPOGRAFI VERNACULAR DI SENTRA BATIK BAYAT, KABUPATEN KLATEN
Taufik Murtono, M.Sn
NIP. 197003152005011001
Aries Budi Marwanto, M.Sn
NIP. 197705052005011002

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan merancang identitas merek batik dengan tipografi vernacular. Tipografi vernacular adalah tipografi yang berkarakter sehari-hari dan akrap dengan kehidupan masyarakat suatu wilayah. Tipografi vernacular digunakan dalam penelitian ini karena jenis-jenis huruf yang diciptakan pada penelitian sebelumnya tidak cukup memenuhi kebutuhan para pemilik produk di sentra batik Bayat, kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk menghasilkan temuan data kualitatif yang digunakan sebagai landasan penciptaan tipografi vernacular melalui proses desain yang terbagi dalam empat tahap yaitu asimilasi, berupa kegiatan pengumpulan dan pengaturan informasi umum dan informasi yang secara khusus berkaitan dengan
masalah yang sedang diteliti; studi umum, berupa penyelidikan karakteristik permasalahan dan kemungkinan-kemungkinan solusi serta alat dan bahan pendukung; pengembangan, membuat kreasi dan modifikasi satu solusi tentatif atau lebih yang dihasilkan pada tahap sebelumnya; komunikasi, berupa presentasi kreasi atas satu solusi atau lebih pada orang-orang di dalam dan di luar tim peneliti. Industri kecil seperti sentra batik Bayat memiliki kelemahan dalam mengakses sumber kreatif karena keterbatasan modal dan kesempatan. Oleh karena itu penelitian ini sangat membantu terwujudnya rancangan identitas merek bagi industri kecil. Hasil yang dicapai adalah rancangan tipografi vernacular yang mengambil sumber ide lingkungan sekitar sehingga tercipta beberapa tipografi khusus antara lain tipografi bergaya flora motif batik, tipografi bergaya jalanan, tipografi bergaya ukiran, tipografi bergaya tulisan tangan, dan tipografi bergaya bebas. Tipografi yang dihasilkan selanjutnya diterapkan dalam membentuk identitas merek.
Kata kunci: Tipografi, vernacular, merek, batik
download: LAPORAN AKHIR Hibah Bersaing_Taufik Murtono

ANIMASI BUMPER KERIS NUSANTARA
Aji Wiyoko, S.Sn., M.Sn
NIP: 19810620 200604 1 004
Anung Rachman, S.T, M.Kom
NIP:19760519 200501 1 001

ABSTRAK
Bangsa Indonesia patut bersyukur memiliki peninggalan budaya adiluhung dan wajib melestarikan keris sebagai kekayaan budaya. Bahkan UNESCOtelah memberikan sertifikat kepada pemerintah RI yangmengakui Keris, Wayang dan Batik sebagai budaya bangsa Indonesia. Meskipun demikian generasi muda di Indonesia dirasa masih kurang peduli terhadap keris. Mereka masih dominan menyukai kebudayaan luar karena secara kasat mata memang tampil lebih menarik. Salah satu upaya untuk menarik kembali minat generasi muda terhadap keris adalah dengan cara mempengaruhi mereka melalui media yang sudah jelas mereka sukai yaitu animasi. Laporan pada penelitian ini berupa kajian terhadap keris yang diolah menjadi sebuah materi untuk mendapatkan bentuk rancangan animasi bumper. Animasi bumper merupakan bagian dari animasi iklan yang ditempatkan pada awal atau akhir dari spot iklan utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development. Dengan me¬tode tersebut, peneliti melakukan serangkaian langkah yaitu tahap studi pen¬da¬hu¬luan (studi literatur dan studi lapangan), perencanaan (me¬nulis story board, mengorganisasikan materi, perencanaan audio, editing, hing¬ga proofreading), pem-bangunan (membangun animasi bumper), uji coba dan evaluasi, dan yang terakhir ada-lah diseminasi dan implementasi.
download: laporan penelitian animasi bumper keris nusantara

PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS FIGUR WAYANG BEBER SEBAGAI MEDIA PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DAN UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KABUPATEN PACITAN
Dr. Suyanto, S.Kar., M.A.
NIDN. 0013086006
Dr. Maryono, S.Kar., M.Hum
NIDN. 0015066008
Veronika Kristanti Putri Laksmi., S.Sn., M.A.
NIDN. 0016126905
Basnendar Herry Prilosadoso, S.Sn, M.Ds
NIDN. 0019047102

RINGKASAN
Menurunnya kesadaran nilai-nilai moral sudah mulai tergeser oleh budaya barat yang cenderung tidak sesuai dengan kondisi masyarakat kita. Solusi untuk menangkal ataupun mengurangi, salah satunya melalui seni budaya tradisi seperti wayang dan batik. Penelitian berjudul “Pengembangan Motif Batik Berbasis Figur Wayang Beber Sebagai Media Penguatan Kearifan Lokal dan Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Kabupaten Pacitan” sebagai usaha memberi penguatan atas norma kearifan lokal yang terkandung pada figur wayang beber sebagai sumber bagi pengembangan motif batik ciri khas Pacitan. Kondisi geografis yang dimiliki Kabupaten Pacitan sangat potensial dikembangkan sebagai ekowisata unggulan dimana Pacitan mendapat julukan sebagai Wisata Kawasan Karst Geopark Dunia. Kondisi perekonomian masyarakat Pacitan sebagian besar ditopang oleh beragam industri kecil dan menengah. Industri batik berkembang pesat dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan ditingkatkan dari aspek produktivitasnya, sehingga nantinya dapat meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat di Pacitan. Penelitian ini menggunakan teori Action Research dimana terdapat empat tahapan, yaitu select a focus, collect data, analyze and interpret data, dan take action. Metode yang dilakukan dalam beberapa tahapan : Tahapan Pengkajian, Tahapan Perancangan, Tahapan Sosialisasi, Tahapan Pendampingan dan Pelatihan, Tahapan Produksi, dan Tahapan Launching. Hasil penelitian ini bertujuan untuk peningkatan produktivitas dan pengembangan batik yang dilakukan melalui pengembangan motif batik yang bersumber pada figur wayang beber sebagai batik ciri khas Pacitan, selain itu bisa dipadukan melalui perancangan ekowisata kampung batik sehingga diharapkan mampu menaikkan perekonomian masyarakat.
Kata Kunci : Wayang Beber, Batik, Penguatan Kearifan Lokal, dan Peningkatan Perekonomian Masyarakat
download: PT_MP3EI Laporan Akhir